Cerita Sex Mbak Femi, Cewek Komplek

Cersex artikel dewasa khususnya Cerita Sex Mbak Femi Cewek Komplekcerita-sex-mbak-femi-cewek-komplek

Cerita Sex 2016 | Perkenalkan nama saya Anton, umur saya 19 tahun, saat ini saya sibuk menjadi seorang mahasiswa, dari fisik saya memang tidak tampan, dengan kulit yang sedikit gelap wajah yang bisa dibilang kusam, namun aku beruntung diberi kecerdasan dan fisik yang tinggi dan tegap. Kejadian itu terjadi saat aku masih duduk dibangku SMP kelas 2 sekitar 5 tahun yang lalu.

Awal cerita, ibuku adalah seorang PRT, majikannya adalah seorang pasangan muda suami istri yang sudah 4 tahun menikah namun sampai 4 tahun pernikahannya mereka bellum juga dikaruniai anak. Mereka adalah mas Heru dan mbak Femi,mas Heru seorang pengusaha muda dan mbak Femi adalah seorang pengusaha butik, sosok mbak Femi adalah seorang wanita iddaman para lelaki,tubuhnya yang sintal denganparas yang cantik,kulit putih bersih dan selalu menjaga penampilan.

Hampir setiap hari sehabis pulang sekolah aku selalu menyempatkan diri menemui ibuku dirumah Mas Heru, hanya sekedar membantunya. Sebenarnya ada 2 hal yang membuat aku semangat membantu ibuku bekerja, hal yang pertama adalah karena aku adalah anak lelaki satu-satunya dikeluarga yang secara batin memanggil aku untuk membantunya, hal yang kedua adalah bagaimana dengan cara itu aku bisa bertemu Mbak Femi yang cantik dan selalu seksi bila dirumahnya. Mbak Femi memang terbiasa dengan pakaian mini saat dirumah, Mbak Femi hanya mengontrol butiknya sehari sekali biasanya kalau tidak pagi hari,sore saat ibuku selesai bekerja atau malam hari sebelum butiknya tutup,dan setiap harinya pasti aku bisa menikmatinya.

Awalnya aku adalah anak yang lugu kerjaku hanya belajar dan membantu orang tua,bahkan aku belum tahu apa itu wanita cantik dan seksi yang aku tau semua wanita memang cantik, saat pertama mengenal Mbak Femi justru aku merasa risih dengan pakaiannya saat dirumah,namun saat teman-temanku sering bercerita tentang seks dan mengajakku menonton film blue, dari situ aku langsung berubah 180 drajat, aku jadi suka menggoda wanita bahkan aku sering berfantasi dengan wanita catik hanya untuk memuaskan nafsuku melalui onani, bahkan aku tidak jarang memikirkan Mbak Femi untuk aku jadikan fantasi onaniku berharap suatu hari aku bisa menikmati tubuhnya,inilah pikiran anak ABG yang sedang dilanda nafsu.

Karena masalah keluarganya yang sampai saat ini belum juga dikaruniai anak, Mbak Femi sering curhat kepada ibuku dan meminta jurus jitu agar cepat mendapatkan momongan, hal itu aku dengar dari dialog Ayah dan Ibuku dikamarnya tak sengaja aku mendengar, pikirku kalau saja Mbak Femi Nikahnya sama gua pasti udah banyak anaknya,senyumku dalam hati.

Keesokan harinya,pada hari sabtu aku sengaja tidak membantu ibuku karena hari ini aku ada pertandingan sepakbola antar kelas yang diselenggrakan sekolahku dalam rangka 17 Agustus. Setelah selesai bertanding aku langsung bergegas pulang kerumah karena badanku memang capai sekali,sesampainya dirumah aku istirahat. Saat asik tidur aku dibangunkan ibuku sekitar jam 5 sore.

“le,bangun le tolongin ibu dong”.minta ibuku dengan suara yang masih terdengar samar ditelingaku
“tolong apa bu?”.jawabku
“ini tolong kamu antar kerumah Mas Heru,tadi ibu lupa bawa”.mintanya
“emang itu apa bu?”.tanyaku dengan suara yang masih lesuh
“udah kamu cepet mandi gek ndang antar ini kerumah Mas Heru,keburu malem le”.mintanya
“ya udah,sebentar ya bu aku mandi dulu”. Jawabku

Setelah mandi akupun bergegas kerumah Mbak Femi,jarak dari rumahku ke rumah mbak Femi tidak terlalu jauh hanya sekitar 10menit dengan berjalan kaki. Saat sampai rumahnya aku dapati rumah yang sepi walau terlihat ada mobil Mbak Femi di parkiran namun berkali-kali aku tekan bel nya engga keluar juga, aku putuskan untuk menunggu sebentar didepan pagar rumahnya ,berselang 10 menit aku lihat dari kejauhan mobil Mas Heru menuju kearah rumahnya dimana aku berada didepannya, saat mobil sampai didepanku,aku lihat penyetir mobilnya bukan seorang lelaki namun perempuan saat aku delak delik dalam mobilnya terbukalah kaca mobilnya dan terlihat lah wanita cantik yang ada didalamnya. Wah ternyata itu Mbak Femi,Karena melihatku didepan rumahnya dia pun langsung bertanya,

“eh,Anton ada apa didepan rumah mbak??”.tanyanya
“ini mbak, saya disuruh antar ini sama ibu”.aku menjawab sambil menunjukkan barangnya
“oo,ya sudah kamu tolong buka pagarnya dong,ni kunci gemboknya”.mintanya sambil memberikan kunci pagarnya

Setelah terbuka akupun langsung membuka pagarnya dan mempersilahkan mobil Mbak Femi masuk kedalam kandangnya. Setelah mobil diparkir tepat pada posisinya Mbak Femi pun turun dari mobil, dan terlihatlah sosok cantik bertubuh sintal nan seksi, saat itu Mbak Femi menggunakan hotpant dengan bahan kain dipadu dengan baju bermotif garis hitam putih yang ketat dan tanpa lengan serta kerah berbentuk V yang memperlihatkan belahan dadanya yang padat berisi,tentu saja dengan pakaian seperti itu tergambarlah bentuk tubuhnya yang seksi itu. aku benar-benar terpesona dengan Mbak Femi sampai bengong melihatnya, saat Mbak Femi memanggil namaku barulah aku tersadar,

“Anton,tolong pagarnya ditutup kamu masuk dulu aja sini sudah gelap soalnya.”minta mbak Femi padaku
“i..ii..iii..iya mbak….”.jawabku terbata-bata

Setelah menutup pagar dengan langkah pelan aku menuju pintu masuk rumahnya,perasaanku campur aduk jantungku berdegup kencang menandakan aku memang dalam keadaan panik,aku panik bukan karena takut dengan Mbak Femi tapi aku takut tidak bisa menahan nafsuku melihat tubuh seseksi itu berada disekitarku tanpa ibuku,maklum sampai saat itu aku baru berani berfantasi dan onani, belum memilki pengalaman seperti ini.

Sampai didalam rumahnya terdengar suara Mbak Femi memanggilku dan arahnya dari ruang keluarga,aku langsung bergegas keruang keluarga,tepat Mbak Femi memang berada disana. Ternyata Mbak Femi belum mengganti pakaiannya bahkan sepatu berhak tinggi yang ia kenakan tadi masih berada dikaki jejangnya itu. badanku jadi panas dingin berada didekatnya dengan menyilangkan kaki kirinya diatas kaki kanannya sedikit menarik celananya dan semakin menunjukkan bagaimana putih dan mulusnya pahanya,saat dia bergerak buah dadanya yang kencang itupun ikut bergoyang mengikuti gerakan tubuhnya,wow ini benar-benar suatu pemandangan indah tepat didepanku. Saat Mbak Femi bicara sekalipun aku seperti benar-benar tak peduli aku terus memandangi tubuh indah yang masih terbalut pakaian seksi ini. Aku langsung memberikan titipan dari ibuku itu kepada mbak Femi, dia pun tersenyum.

“terima kasih ya Ton,baik ya ibu kamu sampai ngasih ini sama mbak”.ungkapnya,aku jadi penasaran memangnya apa ya yang dikasih ibuku ke mbak Femi,tapi aku tidak berani bertanya.

Kemudian aku lihat mbak Femi sedikit mengurut leher bagian belakangnya,mungkin karena capai dan butuh istirahat,aku memutuskan untuk pulang tapi saat aku baru mau pamit dengan mbak Femi terdengar dari luar suara gemuruh hujan yang terdengar deras,aku langsung mengurungkan niatku dan mencoba untuk berbicang lagi dengan mbak Femi yang masih memijat lembut leher belakangnya, aku coba untuk bertanya padanya

“mbak Femi kenapa, sakit ya?.”tanyaku
“engga tau ni Ton tiba-tiba ngilu badan mbak.”jawabnya,aku coba menawarkan diri untuk memijatnya suatu kesempatan untuk bisa memegang kulit mulusnya
“maaf mbak,mau saya pijat siapa tau bisa enakan.”tawarku,diapun langsung menoleh kearahku dan tersenyum
“ya sudah,kamu sini dong,pijat mbak ya”.sambil dia menarik tanganku dan menunjukkan bagian yang ingin di pijat

Mulai kusentuh kulitnya pelan-pelan,aduhai halus sekali kulitnya dan sedikit demi sedikit aku urut dengan lembut. Dengan posisi membelakanginya benar2 membuat sensasi yang begitu luar biasa,karena sering terhalang rambutnya mbak Femi berinisiatif menggenggam rambutnya yang wangi dan indah diangkatnya keatas tanpa berkata-kata,wow pemandangan yang menakjubkan dengan posisi seperti itu aku bisa lihat bagaimana membusungnya buah dada mbak Femi,pikiranku suda tidak karuan rasanya ingin aku buag cepat-cepat cairan kenikmatan ini. Sudah sekitar 5 menit aku pijat bagian pundaknya aku benar-benar sudah menjadi-jadi, aku coba beranikan diri untuk berbincang dengannya,

“mbak,mas Heru kemana kok ga keliatan daritadi?.”tanyaku
“mas Heru lagi ke jepang Ton ada tugas 1 minggu disana,kesepian deh mbak ni..hhii.”jawabnnya

Wow ini kesempatan besar untukku,tapi aku tidak mau gegabah aku ingin bermain pelan-pelan saja. Aku mulai bertanya-tanya kenapa pasangan ini belum juga dikaruniai anak,padahal mbak Femi memilki tubuh yang sempurna,sabil terus memijat aku menghayalkan bagaimana caranya bisa bercinta dengan mbak

Femi,aku benar-benar ingin melakukan hal dari film2 blue yang temen2ku berikan,tubuh ini benar2 membiusku.sampai tiba-tiba dia bertanya padaku,

“Ton,mbak Femi cantik ga sih?”.tanyanya,kaget aku mendengarnya
“mbak tu cantik banget,seksi lagi”.wah aku keceplosan ngonong,aku langsung terdiam takut mbak Femi mengartikan lain maksudku
“wah kamu sudah besar ya sudah tau wanita cantik dan seksi”.jawabnya,beruntunglah dia tidak marah
“memang kenapa mbak kok nanyanya gitu?”.
“gpp Ton,kamu pijat mbak lagi ya,”.jawabnya,aku mulai lagi dengan pekerjaanku,tapi dari obrolan tadi aku rasa mbak Femi memang merasa kesepian,kegiatan mas Heru yang memang padat mungkin salah satu hal yang membuat mereka sampai sekarang belum memiliki anak.

Aku ulai memberanikan diri, aku arahkan tanganku kepunggungnya tubuhnya memang agak sedikit gemetar,aku beranikan untuk mencium rambutnya yang masih dia pegang kemudian aku turunkan lagi tanganku kepinggulnya,aku pijat pelan tak disangka tubuhnya bergerak seperti orang terangsang,melihat hal itu aku terus beranikan diri kali ini aku langsung menyingkap perutnya pelan yang membuat sensasi yang hebat buatnya,melihat tidak ada respon negative dari mbak Femi aku mulai lebih berani.

Sekarang aku dekatkan wajahku keleher belakangnya sambil sedikit aku ciumi seperti adegan film dewasa yang sering aku lihat,tubuhnya mengikuti gerakan liar lidahku dileher dan kupingnya,tubuhnya bergelinjang tanganku yang kuat coba menahan geraknya,mbak Femi mendesah pelan atas permainanku padanya. Ternyata tidak sia-sia aku menonton film dewasa itu sedikit banyak membantuku diawal permainan ini. Puas dengan leher dan kupingnya aku jalankan lidahku kepunggungnya yang mulus dan wangi,sepertinya mbak Femi memang sudah pasrah dengan permainanku. Saat tanganku mulai bergerak menuju gunung kembarnya sontak dia langsung menangkap tanganku dan memutar badannya,mati pikirku sepetinya mbak Femi ingin memarahiku’

“dasar anak nakal kamu ya”.ungkapnya,aku hanya terdiam
“memangnya kamu benar mau main sama mbak?”tanyanya lagi,aku hanya mengangguk pelan
“tapi kamu janji puasin mbak ya sayang”.mintanya dengan manja sambil membelai rambutku
“iya mbak Anton pasti puasin mbak Femi”.nada ku kini sudah semangat lagi
“sekarang kamu buka pakaian kamu sayang,mbak juga mau puasin kamu”.mintanya

Aku yang hanya memakai celana kolor pendek dengan gampang aku buka,begitu juga bajuku sekarang aku hanya tinggal memakai CD,

“hmm,kamu kok kecil-kecil burungnya besar si Ton,ini mah punya mas Heru juga kalah”.ungkapnya gembira melihat batang kemaluanku yang masih tertutup CD itu terlihat besar dan keras sambil terus menjilati k0ntolku yang masih terbalut CD tapi memang menimbulkan sensasi yang luar biasa, saat itu aku berdiri dihadapannya dan dia masih duduk diatas sofanya yang empuk,tak lama dilucutinya CD ku olehnya kemudian terlihatlah dengan jelas k0ntolku yang kekar dan besar perkiraanku k0ntolku saat itu berukuran 17 cm dengan diameter 2 cm,

“mbak mau apain k0ntol Anton”.tanyaku,pura-pura lugu
“mbak mau puasin kamu sayang,kamu mau kan.”ungkapnya aku hanya tersenyum tanda setuju
“tapi kok mbak ga buka baju kayak Anton”.tanyaku lagi

“nanti kamu saja sayag yang buka,sekarang mbak mau nikmatin k0ntol kamu dulu.”ungkapnya sambil terus menjilati k0ntolku,aku rasa mbak Femi memang sedang ingin terpuaskan itu terliihat bagaimana cara dia menikmati k0ntolku,dia kulum k0ntolku dengan sangat bernafsu dengan diiringi suara dengusan nafasnya mulut dan lidahnya begitu menikmati batang kekar ini,aku sangat menikmati permainan mulutnya memang sangat menakjubkan inni pengalaman pertamaku,saat merasa k0ntolku telah kering kemudian mbak Femi memberikan ludahnya hingga k0ntolku kembali licin,aku hanya menahan dengan memejamkan mataku melihat hal itu membuat mbak Femi semakin cepat mengulum k0ntolku. Saat aku sedang menikmati permainannya dia menghentikan permainannya,

“hmm,Anton mbak suka k0ntol kamu sayang,tapi sekarang giliran kamu yang muasin mbak ya”.mintanya

Inilah saatnya aku memberikan kenikmatan padanya,awalnya memang aku bingung harus berbuat apa, maklum ini pengalaman pertamaku. Tapi aku ingat film yang diberikan temanku waktu itu,akhirnya aku coba untuk membuat sensasi seperti itu padanya. Posisi mbak Femi masih duduk diatas sofa,akupun berniat untuk membuat pancingan pemanasan dulu padanya seperti apa yang aku lihat di film,aku turunkan mukaku tepat di kedua pahanya lalu aku ciumi kedua pahanya secara bergantian lidahku bermain dengan sempurna sesekali aku angkat sebelah kakinya lalu aku jilati bagian betisnya yang halus dan wangi benar saja caraku membuat mbak Femi merem melek dia hanya terus bergumam menyebut namaku dengan sedkit desahan kecil.

“Anton nakal,puasin mbak sayang..ahahah”.kata itu lah yang terus keluar dari mulutnya,lidahku berpindah langsung bibirnya yang merah merekah,sebenarnya aku belum tau bagaimana caranya berciuman tapi kupaksakan untuk menempelkan bibirku di bibir nya,dengan caraku yang masih kaku berciuman mbak Femi pun langsung mengajariku tanpa kata-kata dia langsung mengajariku pelan, pertama dia membuka mulutnya dan mengeluarkan lidahnya mencoba membuka bibirku yang tertutup dia terobos pelan bibirku,secara reflex aaku pun mengikuti gerak bibirnya aku julurkan juga lidahku saat itu dia melumat bibirku,akhirnya aku mengerti bagaimana cara berciuman yang benar,lama bibirku berada di bibirnya kemuadian aku pindahkan kebagian lehernya kemudian kebagian lehernya,dengan cumbuanku itu nafas mbak Femi semakin menderu tubuh dan kepalanya bergelinjang kekanan lalu kekiri,melihat itu aku semakin menikmatinya.

Aku percepat agresiku kepada mbak Femi tanganku pun tak mau kalah kali ini tangan sebelah kananku sudah berada di gunung kembarnya dan benar saja walau sudah bersuami ternyata susunya terasa masih kenyal dan padat,aku remas pelan buah dadanya sambil lidahku terus mencumbui bibir dan lehernya. Permainan kami memag hampir tanpa dialog mbak Femi seperti pasrah dan haya desahan kecil dan panggilan namaku saja yang keluar dari mulutnya.

Karena sudah dalam kendali penuh aku pun meminta kepadanya untuk membuka bajunya,dia menyuruhku untuk membukanya sendiri,aku buka pelan bajunya terlepas lah baju seksinya itu dan terlihatlah gunung kembar yang tampak seksi yang masih terbungkus bra nya,mbak Femi Nampak tersenyum melihat aku berhasil membuka bajunya,

”kok baju mbak aja si yang dibuka Ton”.tanyanya sambil meremas buahdadanya itu didepanku.

Mendengar tantangan itu aku langsung berusaha membuka bra yang masih dipakainya,dan terlepaslah peghalang dada indahnya,

”kamu mau minum susu mbak sayang?”.tanyanya lagi sambil dia memijat-mijat halus buah dadanya,aku hanya mengangguk dan dia mempersilahkanku menikmati buah dadanya yang indah ini,karena belum tau bagaimana menikmatinya langsung aku kulum dengan buas buah dadanya,secara bergantian.

Ternyata mbak Femi serasa tidaknyaman dengan perlakuan buasku,

“uuuhhh,kamu udah ga tahan ya sayang,pelan-pelan aja ya sayang,begini loh”.mintanya sambil dia mempraktekannya pada susuku,aku mendapat pelajaran berharga lagi dari mbak Femi,sesudah mempraktekan padaku akupun langsung mempraktekannya padanya aku kulum pelan buah dadanya secara bergantian sesekali aku menggigit halus putingnya yang membuat tubuhnya bergetar,tak mau kalah denganku mabk Femi juga mau memberi sensasi tersendiri,kini tangannya mulai menggenggam k0ntolku yang sedari tadi telah berdiri tegap seperti tiang bendera,dikocoknya dengan lembut sambil terus mendesah menahan sensasi yang aku berikan..

”uuhhh,,terus sayang”.desahnya terus seperti itu. puas aku dengan dadanya tapi ada satu yang belum aku lihat dan rasakan, memekya aku ingin melihat dan merasakan memeknya.

Tanpa ijin lagi aku langsung memberanikan diri melucuti hotpant nya yang terbuat dari kaiin yang ternyata sangat mudah untuk dilucuti,tanpa harus menyuruhnya berdiri aku berusaha membuka pelan celananya dan sam[ailah cela tersebut dikakinya yang masih menggunakan sepatu hak tingginya itu,kini mbak Femi hanya terbalut g-stringnya yang seksi pahanya yang tadi dia tutup secara perlahan terbuka dengan senyumnya yang cantik dia memainkan bagian memeknya yang masih berbalut g-string seksinya dengan tangannya,aku tak ingin buas seperti tadi aku ingin bimbingan dulu dari mbak Femi sebelum aku menikmati isinya pikirku dalam hati,kini mbak Femi mulai berdiri dan melepaskan sendiri pakaian dalamnya itu dan wow pemandagan yang indah lagi-lagi hadir didepanku,memeknya sangat indah dan bersih tanpa bulu halus disekitarnya,nampaknya mbak Femi rajin mencukur rambut bawahnya tersebut, saking indahnya aku sempat terbengong memandanginya.

Mbak Femi duduk lagi dan mencoba untuk melepaskan sepatunya,tapi aku melarangnya dari film yang aku lihat aku memang senang dengan adegan persetubuhan dengan seorang wanita yang masih menggunakan high heel nyaitu terlihat indah,dia pun menyetujui permintaanku dan menyuruhku untuk menjilati liang memeknya,”sayang sekarang kamu mainin V mbak ya pakai mulut dan lidah kamu”.mintanya,aku yang bingung kemudian diarahkannya lagi,dia menyuruhku untuk menjulurkan lidahnya kemudian ditempelkan di klitorisnya dan menggerakkan lidahku,aku langsung paham apa yang mbak Femi ingginkan ini hal yang sudah sering aku lihat di film dewasa,aku pun menuruti apa yang mbak Femi minta,kudekatkan wajahku kucium bau memeknya yang harum,mbak Femi benar-benar wanita yang tepat untuk mengambil perjakaku. Memeknya yang terawat sama sekali tidak menunjukkan kalau dia adalah seorang yang telah bersuami.

Langsung kulahap memeknya,kumainkan lidahku dengan cermat,mbak Femi semakin mendesah kencang kali ini dia menekan kepala kedalam memeknya sambil memainkan rambutku.

“oh..oh..oh..terus sayang kamu hebat sayang”.gumamnya

Aku pun semakin semangat menikmati memeknya,semakin cepat kumainkan lidahku tak berselag lama tubuh mbak Femi berkedut kencang dan menahan kepalaku,memeknya menjadi semakin basah dan ternyata mbak Femi elah mengalami orgasmenya yang pertama,dia pun tersenyum.

“kamu puas kan sayang?”.tanyanya sambil mencium bibirku
“iya mbak,tapi Anton juga mau ngerasain memek mbak dengan ini”.mintaku sambil menunjuk kearah k0ntolku
“kamu udah ga sabar ya,mbak istirahat dulu sebentar ya,sekarang kamu duduk dulu disini”.sambil dia memintaku untuk duduk diatas sofa dan kini berbalik,saat aku duduk diatas sofa seketika dia turun kebawah dan mukanya tepat berada didepan k0ntolku.

“mbak istirahatnya mainin punya kamu dulu ya sayang”.ungkapnya,aku hanya pasrah dengan apa yang dilakukan,dengan lihai dikocoknya k0ntolku kemudian mulutnya mulai menikmati permen besar punyaku,permaiannya memang membuat aku merem melek seperti yang dilakukannya saat pertama tadi namun sensasinya memang berbeda ini terasa lebih nikmat, kali ini aku yang bergumam menikmati permainannya.

“ohh..ohh..mbak Femi enak mbak”.ungkapku,dia hanya tersenyum dan melanjutkan tugasnya lagi.
“Anton,k0ntol kamu memang besar mbak suka sayang,sekarang kamu masukin kesini”.sepertinya tenaganya sudah pulih,kini dia memintaku untu memasukkan k0ntol gagahku ini kedalam memek cantiknya.

Tanpa pikir pikir panjang langsung kuangkat tubuh mbak Femi keatas sofa,lalau dengan perlahan kumasukan k0ntolku kedalam memekya,jujur memeknya masih terasa sempit seperti perawan mungkin karena memang sudah jarang mendapat jatah dari mas Heru atau karena ukuran k0ntolku jauh lebih besar dari punya mas Heru,saat aku masukan mbak Femi terlihat kesakitan,

“ohh Anton,pelan-pelan sayang,mbak Femi belum pernah merasakan k0ntol sebesar punya kamu”.ungkapnya

Aku semakin sabar menikmatinya,perlahan-lahan aku masukan lalu sedikit kugoyangkan pinggulku,tak berapa lamu lalu bless,masuklah k0ntolku kedalam lubang indah ini,kugoyang pelan tubuhku,aku lihat mbak Femi memang terlihat masih merasa kesakitan,kugoyang terus dengan kesabaran dan kemudian mbak Femi sudah bisa mengikuti goyangaanku itu tandanya masa kesakitan telah lewat dan saatnya masa kenikmatan,kugoyang maju mundur badanku, mbak Femi terus mendesah kencang..

”oh..oh..terus sayang enak sayang”…

Aku lihat buah dadanya yang seksi ini ikut bergerak mengikuti gerakan tubuhnya. Sambil terus kugenjot tubuhnya aku nikmati juga buah dadany yang masih menggoda.

“memek mbak Femi enak sekali,Anton suka”..ungkapku
“iya sayang,mbak juga suka k0ntol kamu yang besar,terus sayang sampai dalam masuknya..ojh..oh..oh”.erangnya

Akupun semakin menancapkan lebih dalam k0ntolku,sambil terus ku santap buah dadanya kemudian bibir dan lehernya. Lagi asik bercinta kemudian terdengar bunyi dering telepon rumahnya,aku pun menghentikan permainanku begitu juga dengan mbak Femi kami berdua saling berpandangan,saat dering yang ketiga kutarik k0ntolku dari lubangnya dan mempersilahkannya untuk mengangkat telepon tersebut. Jarak telepon dari tempat kami bercinta memang tidak terlalu jauh, hanya berjarak 5 meter.

Lalu mbak Femi menuju gagang telepon tersebut,aku hanya melihatnya sambil duduk di sofa,terdengar dari obrolannya sepertinya itu ibuku,kulihat kearah jam dinding ternyata sudah jam 7 malam jelas saja ibuku mencari tapi aku tak peduli aku ingin mengakhiri permainan ini dulu.kulihat posisinya menerima telepon tersebut membuat nafsuku kembali memuncak,dengan tubuh polos tanpa apapun dan posisi yang sedikit menungging dengan tubuh yang menyamping benar-benar memamerkan tubuhnya yang indah aku lihat pantat dan buah dadanya benar-benar menantang ditambah lagi sepatu high heels nya yang semakin membentuk tubuhnya.

Tanpa pikir panjang aku langsung menghampiri mbak Femi,kudekati tubuhnya kucium bagian punggungnya yang membuatnya kahet tapi mbak Femi hanya menoleh dan tersenyum padaku, seperti mendapat persetujuan langsung kupeluk erat tubuhnya dari belakang lalu kuremas buah dadanya dan kucium lehernya,tubuhnya bergerak kekanan dan kekiri karena masih menerima telepon dia tidak melakukan desahan namun tetap mencoba untk berbicara dengan sang penelpon(ibuku) agar tidak dicurigai.

Sekitar 5 menit mereka berbicara di telepon,pasti akan lama kalau aku menunggu maklum ibu-ibu yang ngobrol pasti lama. Tak sabar akupun langsung mengarahkan k0ntolku kearah memeknya dari belakang,merasakan hal itu mbak Femi seperti tau apa yang aku inginkan diapun membukkan tubuhnya sedikit lagi agar aku bisa leluasa menerobosnya dan bleess,masuklah k0ntolku kedalam lubang kenikamatan ini lagi, mbak Femi tak bisa bersuara menikmati permainanku namun dari raut wajahnya yang menggigit bagian bawah bibirnya atau hanya sekedar menggigit kecil jari manisnya itu menunjukkan kalau dia menikmati permainanku. Kugoyangkan terus tubuhku diikuti dengan goyangan yang senada yang dilakukan mbak Femi, ini benar-benar posisi yang menakjubkan kugenjot terus tubuhku sambil kedua tanganku menangkap buah dadanya yang berayun seperti mau tumpah,entah karena tak tahan atau memang sudah selesai berbicara dia langsung menutup teleponnya dengan cepat dan kemudian mendesah kencang,

“ah..ah..ah..kamu nakal sayang..ooohhh”.makinya padaku
“mbak benar-benar nikmat”.ucapku
“terus sayang,oohh..oohh…ohh”.

Goyanganku semakin kupercepat,sudah berapa lama aku menggenjotnya dengan posisi terasa k0ntolku semakin menegang itu menandakan aku sudah ingin mencapai puncak,akhirnya kuputar tubuh mbak Femi lalu kujatuhkan pelan ke karpet,kini posisinya seepeti posisi semula aku berada diatas mbak Femi,kini aku terus bergumam

“mbak Femi Anton sudah mau keluar nih”.ucapku
“sabar sayang sebentar lagi mbak juga mau keluar”.mintanya

Kugenjot lagi tubuhnya kuangkat kakinya lalu ku letakkan tanganku di pinggulnya,tak selang berapa lama mbak Femi pun mulai mendenguskan nafas panjang,aku merasakan cairan hangat dari memeknya sepetinya dia orgasme

“uuuuhhhhh..sayang mbak udah keluar nih”.ungkapnya lesu,sambil menarik nafas panjang,hanya berselang beberapa detik aku merasa k0ntolku juga ingin memuntahkan sesuatu dan akhirnya creet..creet..creet..kumuncratkan spermaku didalam memek mbak Femi,mbak Femi benar-benar merasa menikmati hal itu, hangat sekali rasanya baru kali ini aku tidak membuang sia-sia spermaku.

Aku pun menjatuhkan diri ditubuh mbak Femi,nafas kami terengah-engah sehabis menikmati perjuangan ini,k0ntol kupun masih berada didalam memeknya,kubiarkan sampai dia mengecil. Sambil kutindih tubuhnya mbak Femi juga bertanya beberapa hal padaku,

“kamu nakal ya sayang,udah buat aku jadi lemes gini..siapa yang ngajarin kamu sayang”.ungkapnya
“kan mbak Femi yang ngajarin Anton”.jawabku
“mulai sekarang jangan panggil aku mbak lagi ya sayang,panggil Femi atau sayang aja ya,karena mulai hari ini Anton sudah resmi jadi pacar Femi”.mintanya,sebenarnya aku agak kaget mendengarnya
“tapi gimana mas Heru mbak,lagian aku kan masih SMP”.tanyaku lagi
“kalau didepan orang lain Anton tetap panggil mbak ..tapi kalau kita lagi berdua gini panggil nama aja ya sayang”.mintanya manja,sambil tak hentiinya aku mencium bibirnya
“tapi Anton masih mau lagi sayang”.mintaku padanya
“tadi Femi sudah bilang sama ibu kamu kalau kamu mau nemenin aku malam ini,asal kamu bisa puasin aku,aku pasti kasih,asal jangan kamu bilang siapa-siapa ya”.mintanya

Malam itu jadi malam terindah bagiku,sepanjang malam kami berdua memadu kasih sepuasnya. Semua gaya bercinta sudah aku pelajari dari mbak Femi malam itu,entah sudah berapa kali aku dan mbak Femi orgasme sampai keesokan harinya kami berdua benar-benar lelah rasanya seperti habis berperang semalaman suntuk.

Setelah kejadian malam itu aku dan mbak Femi kerap kali mengulanginya dalam 1 minggu aku bisa merasakan tubuhnya 3 kali,apalagi saat mas Heru tidak ada bisa setiap hari berhubungan. Sampai sekarang kita masih sering beerhubungan walau tidak sesering dulu,sekarang mbak Femi telah dikaruniai anak dari hasil hubungan gelap kita untunglah mas Heru tidak pernah tau jadi aku tetap bisa melanggeng bebas dengannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*